Renang saat Hamil

Berenang saat hamil akan membuat tubuh semakin bugar dan persalinan kelak lancar.

by  Adhiatma Gunawan
share this
| 1 people like this article
 

Menjaga kesegaran dan kesehatan tubuh adalah hal yang diperlukan dalam kehidupan kita, terutama pada saat hamil. Selain menerapkan pola hidup sehat, olahraga juga menjadi bagian yang seharusnya tidak terpisahkan. Namun, ketika seorang wanita sedang hamil, sering muncul pertanyaan, olahraga apakah yang pantas dan boleh dilakukan bagi wanita hamil. Tahukan Anda bahwa berenang adalah salah satu pilihan olahraga terbaik bagi ibu hamil?

Banyak keuntungan yang didapat saat melakukan olahraga renang. Saat berenang, kita melatih otot-otot tubuh supaya bisa bergerak melayang di air, dimana tubuh kita memanfaatkan kekuatan kelompok otot-otot besar di lengan dan kaki. Gerakan otot besar ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran tubuh.

Berenang juga meningkatkan kemampuan tubuh wanita hamil untuk menyerap dan memproses oksigen. Dengan demikian, kebutuhan janin akan oksigen pun tercukupi.

Resiko cedera relatif lebih rendah selama hamil, karena tubuh mengeluarkan hormon relaksin yang membuat otot-otot di persendian selama hamil lebih lentur untuk memperlancar proses persalinan. Berenang baik untuk ibu hamil karena termasuk dalam kegiatan non-weight bearing, yaitu kegiatan yang gaya gravitasi buminya rendah. Di dalam kolam, tubuh terasa lebih ringan karena ‘ditopang’ air. Ketika berenang, kita tidak merasakan adanya beban, sekalipun sebenarnya berat kita bertambah karena hamil. Dengan olahraga non-weight bearing, risiko terjadinya keseleo atau terkilir pun rendah.

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebelum berolahraga renang, ada baiknya konsultasikan kondisi kehamilan ke dokter. Jika semuanya oke, mulailah berenang dengan memperhatikan beberapa hal seperti: Waktu berenang terbaik adalah pagi hari pukul 06.00–08.00, atau sore setelah pukul 15.00. Jangan lupa mengoleskan tabir surya, agar kulit Anda terlindung dari sengatan sinar matahari. Lakukan pemanasan terlebih dahulu disertai peregangan (dan tentu saja, lakukan juga pendinginan sesudahnya). Minumlah banyak cairan yang cukup agar terhindar dari dehidrasi (tubuh kekurangan cairan). Konsumsi makanan yang baik dan bergizi seimbang sesuai kalori yang dibutuhkan.

Selain itu, mengingat kondisi kehamilan tiap trimester berbeda, tak ada salahnya Anda simak tip berenang berikut ini:

  • Trimester pertama. Untuk keuntungan yang maksimal, berenanglah setiap hari sekitar 20 menit. Berenang di pagi hari, diperkirakan biasa mengatasi morning sickness (mual dan muntah yang biasa terjadi di trimester pertama). Catatan penting lainnya, jangan memaksakan diri, artinya jika terasa lelah, sebaiknya berhenti.
  • Trimester kedua. Tak perlu menurunkan frekuensi latihan renang sekalipun perut semakin membesar. Namun, sebaiknya tetap disesuaikan dengan kemampuan. Beristirahatlah bila merasa lelah. Dan biasanya pada trimester kedua, keluhan-keluhan yang dirasakan pada trimester 1 (mual dan muntah) telah mereda atau hilang, jadi olahraga dapat dilakukan dengan lebih nyaman.
  • Trimester ketiga. Bila perut semakin membesar, jagalah keseimbangan dalam kolam, jika ragu-ragu ada baiknya melakukan latihan di pinggir kolam (jika takut berenang ke tengah kolam).

Okai, calon moms, have a healthy pregnancy dan selamat berolahraga!

Related Article

Related Posts:

If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:

Question and Answers (0)

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)


Post your comment

Be the first to comment on this article!