Wanita yang ingin hamil, sebaiknya mempersiapkan diri dengan mendapatkan rangkaian persiapan/pemeriksaan kesehatan
Pemeriksaan kesehatan sangat penting bagi calon ibu sebelum hamil (sering disebut masa prakonsepsi). Saat pre-conception visit (kunjungan pra-kehamilan), dokter akan menganjurkan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh calon ibu. Lakukan persiapan paling tidak 3-6 bulan sebelum hamil. Dengan demikian, tubuh wannabe-moms siap menerima kehadiran janin dan menjalani kehamilan secara sehat.
Riwayat kesehatan calon ayah dan ibu. Pemeriksaan kesehatan calon ibu dalam rangka mempersiapkan kehamilan, dimulai dengan mengunjungi dokter kandungan di klinik, rumah sakit atau klinik fertilitas. Berkonsultasilah dengan tim dokter terutama jika memiliki riwayat kesehatan yang dapat menyebabkan kondisi kehamilan yang berisiko, seperti: Toksoplasmosis, Rubella (Campak Jerman), Gondongan (mumps), dan lain sebagainya. Dianjurkan untuk mengatasi penyakit atau gangguan kesehatan tersebut lebih dulu, baru kemudian melakukan upaya untuk hamil.
Riwayat kesehatan keluarga. Jika Anda dan pasangan memiliki riwayat penyakit tertentu, sebaiknya Anda melakukan tes genetika di laboratorim. Deteksi dini penyakit seperti thalassaemia, masalah kromosom, dan penyakit metabolisme dapat dilakukan dengan melakukan serangkaian tes.
Untuk beberapa kasus, deteksi dini membantu calon ayah dan ibu menyiapkan faktor psikologis dan mental, terutama jika terjadi kehamilan berisiko tinggi.
Bagi calon ibu, berikut pemeriksaan klinis yang sebaiknya dilakukan:
Selain itu, penting juga untuk melengkapi status imunisasi, seperti: rubella, vaksin cacar air, suntikan tetanus, dan bahkan vaksin HPV. Jika Anda belum segera ingin hamil, ada baiknya selesaikan dengan tuntas imunisasi Anda (diskusikan secara detail dengan dokter Anda). Hal tersebut cukup penting karena, jika terkena infeksi beberapa penyakit diatas, dan Anda sedang hamil, dan tubuh tidak memiliki daya tahan yang kuat, maka hal itu dapat membahayakan kehamilan.
Jadi kesimpulannya, persiapkan sebaik mungkin perencanaan kehamilan, termasuk mempersiapkan diri baik dari sisi kesehatan, mental, maupun psikologis. Good luck!
If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:
Question and Answers (0)
If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)
Be the first to comment on this article!