Baby Blues, atau sering juga disebut Postpartum Distress Syndrome (depresi pasca melahirkan) adalah perasaan sedih dan gundah yang dialami oleh sekitar 50% moms setelah melahirkan.
Kapan terjadi?
Umumnya terjadi dalam 14 hari pertama setelah melahirkan, dan biasanya puncaknya terjadi sekitar hari ketiga hingga kelima setelah persalinan. Jika moms mengalaminya lebih dari 2 minggu, bisa jadi itu adalah Postpartum Depression, dan sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Apa Penyebabnya?
Baby Blues terjadi karena tubuh moms mengalami perubahan fisik dan hormonal yang sangat besar pasca persalinan yang melelahkan. Semua ini mempengaruhi perasaan dan kondisi psikologis. Moms harus sabar dengan diri sendiri, memahami bahwa semua perasaan ini adalah normal, dan dalam beberapa minggu segalanya akan terasa lebih baik. Support dari suami dan keluarga sangat penting dalam fase-fase ini.
Apa Gejala-gejalanya?
Jika setelah melahirkan, mengalami berbagai kondisi dan perasaan berikut, kemungkinan besar moms dilanda Baby Blues Syndrome.
- Dipenuhi rasa sedih dan depresi disertai menangis tanpa sebab
- Mudah kesal, gampang tersinggung dan tidak sabaran
- Tidak memiliki tenaga atau sedikit saja
- Cemas, merasa bersalah dan tidak berharga
- Menjadi tidak tertarik dengan bayi atau menjadi terlalu memperhatikan dan kuatir terhadap bayinya
- Tidak percaya diri
- Sulit beristirahat dengan tenang
- Peningkatan berat badan yang disertai dengan makan berlebihan
- Penurunan berat badan yang disertai tidak mau makan
- Perasaan takut untuk menyakiti diri sendiri atau bayinya
- Ambil waktu untuk diri sendiri dan berikan kesenangan untuk diri sendiri.
- Bacalah majalah, berbincanglah dengan saudara atau teman dekat.
- Beristirahatlah sedapat mungkin. Biarkan pasangan atau keluarga membantu kegiatan rumah tangga dan mengurus si kecil sementara.
- Batasilah teman-teman yang akan mengunjungi satu atau dua minggu.
Konsultasikan apa yang moms rasakan dan pikirkan dengan orang terdekat. Tak perlu malu bicara dengan dokter, jadi bila diperlukan penanganan lanjut, dapat dilakukan sedini mungkin.









No Comments