Stress adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Dalam bekerja, rumah tangga, ataupun bermasyarakat, hampir pasti terjadi suatu hal yang dapat menimbulkan stress. Nah berbicara tentang wanita, stress juga merupakan suatu kompleksitas yang seringkali dipengaruhi (entah benar atau hanyalah sebuah excuse) oleh kondisi hormon dalam tubuhnya. Kerjaan yang menumpuk, tidak sependapat dengan suami, masalah rumah tangga, belum lagi anak-anak yang nakal dan susah diatur, semuanya bisa mengakibatkan tekanan secara psikologis.
Yang menarik, wanita yang sebelum hamil terbiasa untuk mengendalikan stress dalam hidupnya, tidak menjamin bahwa ia tidak mungkin stress saat hamil. Karena kondisi kehamilan adalah suatu hal yang totally different! Perasaan senang, terharu, dan bahkan sedih dapat bercampur aduk dalam masa 9 bulan kehamilan. Belum lagi kecemasan akan hal ini itu yang ujung-ujungnya berakibat pada stress.
Apa sih hal buruk yang dapat terjadi ketika wanita hamil mengalami stress dan kecemasan?
Sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini menyebutkan bahwa kondisi stress atau depresi pada kehamilan dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dalam kandungan. Menurut Vivette Glover -seorang profesor dalam bidang psikobiologi perinatal- saat stress, wanita akan mengalami perubahan kondisi plasenta yang selanjutnya memberi pengaruh fisik negatif pada si bayi. Hasil penelitian mereka menyebutkan bahwa prenatal depressiondikaitkan dengan angka kejadian autisme, gangguan kognitif, dan kondisi hiperaktivitas pada anak (ADHD).
Hari ini saya pingin share sedikit tentang beberapa tips untuk mengatasi masalah stress dalam kehamilan. Selain agar perjalanan pengalaman 9 bulan kehamilan berjalan dengan nyaman, stress juga perlu di-manage agar tidak terjadi hal yang dapat merugikan kehamilan tersebut:
- Sempatkan diri untuk cukup beristirahat. Kadang memiliki waktu sendiri untuk bersantai sejenak adalah hal yang baik saat hamil. Matikan handphone Anda 1 jam saja (kasih tau suami dulu tapinya, hehe), dan beristirahatlah secara utuh, dan rasakan dampaknya.
- Share it with your partner! Mungkin Anda selama ini terbiasa menyelesaikan masalah sendiri sebagai wanita mandiri, tapi ketika sampai pada suatu kondisi tertentu, kadang menyadari apa masalah kita dan membaginya dengan orang yang kita percaya, adalah langkah awal yang paling sederhana dalam menanggulangi stress.
- Yoga dan Relaksasi. Yoga dapat membantu keseimbangan antara kesehatan fisik dan juga relaksasi pikiran. Setelah itu boleh sedikit berelaksasi dengan aromaterapi. Hhmm..
- Diet dan Olahraga. Makan makanan yang sehat dan minum banyak air dipercaya dapat membantu memberi dampak positif secara fisik maupun mental. Olahraga juga bisa menjadi suatu aktivitas yang membantu meredakan stress.
- Hindari Stress. Sounds funny? Tapi memang benar, kadang kita membiarkan diri kita berada dalam lingkungan teman, pekerjaan, yang penuh dengan tekanan dan stressful condition. Ada baiknya untuk sebisa mungkin menghindari hal-hal tersebut .
Jadi, demi kesehatan kehamilan, sebisa mungkin hindari stress. Lakukan hal-hal yang menyenangkan, yang membuat kita bahagia. Good luck and have a healthy happy pregnancy!









No Comments