Ternyata ukuran panggul bukanlah segala-galanya
Ketika memasuki usia kehamilan di trimester 2 atau 3, kadang muncul celetukan, “Aduh, kata dokter ukuran panggulku sempit, jadi bakalan sulit melahirkan lewat cara normal.” Atau ada juga yang mengira-ngira sendiri dengan berkata, “Badan saya kan kecil, bisa ga yah ntar melahirkan dengan cara normal? Atau harus lewat operasi caesar?”
Satu-satunya cara pasti untuk mengetahui apakah ukuran panggul -untuk menentukan proses persalinan- cukup atau tidak, terlalu kecil atau tidak, adalah dengan melakukan pemeriksaan oleh dokter. Pemeriksaan tersebut sering disebut sebagai pelvimetri, yaitu mengukur beberapa parameter (lebih dari 10) ukuran rongga panggul.
Mengapa panggul yang dijadikan patokan? Karena pada saat proses persalinan, bayi akan memulai perjalanannya keluar dari mulut rahim melalui jalan lahir, hingga berhasil dikeluarkan. Nah, jalan lahir yang paling sempit adalah rongga panggul. Untuk mudahnya, jika rongga panggul berhasil mengakomodasi ukuran bayi, maka kemungkinan besar proses persalinan bisa berjalan dengan normal. Sebaliknya jika seandainya pun perkiraan ukuran dan berat bayi tidak terlalu besar, tapi ukuran panggulnya memang sempit, maka proses persalinan per vaginam perlu dimonitor (dan jika tidak berhasil perlu dilakukan operasi caesar).
Semua aspek pengukuran rongga panggul itu biasanya bisa dilakukan pada saat antenatal care, atau pemeriksaan regular selama kehamilan. Beberapa dokter mungkin jarang melakukan pemeriksaan secara lengkap, hal ini dikarenakan prosedur pengukuran itu sendiri cukup banyak dan tidak nyaman bagi si pasien. Lagipula hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhi proses kehamilan, hanya menentukan prospek pada saat proses persalinan saja. Metode lain seperti MRI atau X-ray juga bisa dilakukan, tapi sejatinya pada praktek sehari-hari amat jarang dilakukan.
Yang perlu benar-benar dipahami adalah bahwa keberhasilan proses persalinan tidak hanya melulu tergantung pada faktor ukuran panggul saja. Setidaknya ada 3+1 faktor “P” yang turut menentukan sukses tidaknya persalinan melalui cara normal:
Jadi, ternyata ukuran panggul bukanlah segala-galanya, walau memang ukuran tersebut merupakan salah satu parameter penting dalam keberhasilan proses persalinan. Jangan segan-segan untuk mendiskusikan hal-hal tersebut dengan dokter kandungan Anda. Tentunya kita semua harus mempersiapkan yang terbaik untuk persalinan bayi tercinta bukan?
Again, Happy New Year 2010! Have a wonderful week!
If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:
Question and Answers (0)
If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)
