9 Tanda Kehamilan

Untuk mempermudah mendeteksi apakah Anda hamil atau tidak, pahamilah 9 tanda dan gejala awal yang bisa jadi merupakan tanda kehamilan.

by  Adhiatma Gunawan
share this
| 3 people like this article
 

tanda kehamilanHmm, 2 minggu lalu saya berhubungan dengannya tanpa menggunakan kondom, duhhh… hamil ga yah?“, atau “Ini sudah telat 6 hari, kenapa belum mens juga?“, atau “Saya udah 3 hari ini mual-mual di pagi hari, jangan-jangan saya hamil“.

Dan masih banyak lagi ekspresi dan pertanyaan sederhana yang pada intinya menanyakan apakah dirinya hamil atau tidak. Nah, untuk mempermudah mendeteksi apakah anda hamil atau tidak, berikut dijabarkan 9 tanda dan gejala awal yang bisa jadi merupakan tanda kehamilan (possible signs).

Tanda-tanda ini dapat menjadi suatu sarana untuk mengira-ngira saja, tapi yang perlu diingat adalah, semua tanda di bawah ini bukanlah tanda pasti kehamilan. Jadi tidak menjamin jika Anda mengalami satu atau bahkan beberapa gejala seperti yang tertera di bawah ini, lalu Anda boleh mengambil kesimpulan bahwa telah terjadi kehamilan. Diagnosa pasti kehamilan hanya dapat ditegakkan ketika ditemukan adanya tanda kehidupan dalam rahim si ibu.

Beberapa gejala atau tanda tersebut diantaranya adalah:

  1. Payudara yang membesar dan (kadang) nyeri. Anda merasakannya seperti saat mendekati menstruasi, payudara anda menjadi lebih besar, kadang nyeri jika disentuh. Beberapa wanita bahkan bisa merasakan perbedaannya beberapa hari setelah terjadinya pembuahan.
  2. Mudah lelah. Anda tiba-tiba jadi malas melakukan kegiatan biasanya, ingin tidur seharian, seperti kehabisan tenaga. Jangan coba melawannya, tenang saja, dan biarkan berjalan apa adanya sampai anda membuktikannya nanti.
  3. Mual dan Muntah. Gejala ini seringkali di-identik-kan dengan kehamilan. Perubahan hormon (peningkatan hCG) akan menyebabkan wanita hamil merasa mual dan muntah di pagi hari -dan bahkan di siang dan malam hari juga. Jika Anda benar-benar positif hamil, tenang saja karena biasanya gejala ini hanya berlangsung di trimester 1.
  4. Penciuman lebih sensitif. Kadang ketika anda merasa bahwa penciuman Anda lebih tajam dari biasanya, bisa jadi Anda sedang “mencium” gejala kehamilan. Hal ini mungkin disebabkan karena perubahan hormonal dalam tubuh anda.
  5. Sering Kencing. Ooppps, kenapa ya akhir-akhir ini Anda mendapati diri anda jadi lebih sering ke toilet? Perubahan hormon bertanggung jawab penuh atas peningkatan aliran darah, dan juga frekuensi kencing Anda. Jadi saat ke toilet besok, mungkin anda perlu membawa alat tes kehamilan.
  6. Perut kembung. Jika belakangan anda sering merasa perut anda kembung (bloated), bisa jadi perubahan hormon akibat kehamilan adalah penyebabnya. 
  7. Tidak haid. Walaupun tidak selalu berarti suatu kehamilan, tapi tidak munculnya haid bisa jadi merupakan tanda bahwa Anda hamil. Sangat disarankan bagi wanita untuk rajin mencatat tanggal siklus haid mereka.
  8. Kenaikan suhu tubuh. Jika anda teliti, suhu basal anda (suhu ketika anda baru bangun tidur di pagi hari) akan  meningkat hingga 1 derajat semenjak terjadinya konsepsi, dan ini bisa berlangsung terus jika anda memang hamil.
  9. Spotting. Jika Anda sedang mengharapkan kehamilan, dan kalender sudah menunjukkan anda terlambat haid, jangan keburu panik ketika mendapati bercak darah (spotting). Itu bisa saja akibat penempelan embryo pada dinding rahim anda, dan itu hal yang normal. Yang perlu anda lakukan adalah beristirahat, dan mungkin berkonsultasi dengan dokter Anda.

Nah, sekali lagi, 9 tanda/gejala kehamilan itu semuanya bukanlah tanda pasti, sehingga Anda sebaiknya memastikannya dengan melakukan tes kehamilan, atau memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk konfirmasi diagnosa.

Related Article

Related Posts:

  • No Related Posts

If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:

Question and Answers (28)

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)


Post your comment


dr. Adhi
19 August 2011 | 18:00 pm

dear Tika, pemeriksaan usg biasanya dilakukan setelah 2 minggu terlambat haid, karena biasanya pada waktu itu diperkirakan jika terjadi kehamilan maka usia kehamilan sekitar 5-6 minggu.

tika
19 August 2011 | 08:28 am

dok, kalo mau usg idealnya berapa lama setelah hubungan sih? makasih dokter..

tika
14 August 2011 | 08:16 am

dok, idealnya ngetstpack berapa lama sejak berhubungan sih? thx dok..

dr. Adhi
12 August 2011 | 19:50 pm

Dear Tika, menstruasi yang tidak lancar sangat berhubungan dengan kondisi hormonal (bisa dipengaruhi stress, obat-obatan, dan lain hal). Saya sarankan kamu untuk lakukan saja testpack, kalo hasilnya negatif berarti kemungkinan besar kamu tidak hamil. nanti setelah testpack, boleh share lagi hasilnya yah :)

tika
12 August 2011 | 14:01 pm

dear dok.. saya lg bingung nih. beberapa bln ini mens saya ga lancar. bahkan 2bln lalu sempat ga mens. tp bulan juli kmaren sempat mens walo cuma flek dan 2hari aja. beberapa tanda di atas juga muncul. skrg ini saya masi nunggu mens bulan ini. kalo emang nggak, rencana mau ngetestpack. kira2 saya hamil ga sih dok? trus, yg bikin mens jd ga lancar itu knp ya? oya,sebelumnya saya pernah mens ga lancar jg waktu jaman persiapan ujian. thanks dokter... :)

kristine
1 June 2010 | 10:37 am

Dear Dr.Adhi, dok biasanya berapa lama ovulation bleeding itu ya? karena aku sampe sekarang masih ada flek walaupun tiap hari paling cuma setitik ajah dan sakit perut seperti mau haid masih datang sebentar2. apakah itu berbahaya? aku sih blm test kehamilan karena harusnya aku haid tgl 4 juni nanti. dan tanda2 kehamilan lain juga tidak ada sementara ini. mungkin ga hamil kali ya dok :-( tolong dijawab ya dok, terima kasih.

dr. Adhi
25 May 2010 | 03:26 am

dear kristine, flek yang kamu alami bisa saja merupakan ovulation bleeding. jadi pada saat ovulasi atau keluarnya sel telur yang matang, kadang disertai dengan sedikit perdarahan berupa flek dan ini normal kok. selama flek itu berhenti dan kram perut juga tidak dirasakan terus-menerus, sepertinya itu suatu hal yang tidak perlu dikuatirkan kok.

kristine
24 May 2010 | 11:03 am

Dear Dr. Adhi, Dok ada yang mau saya tanyakan, saya haid terakhir tgl 7 mei, siklus 28-29 hari. kemarin pada masa subur saya tgl 21 saya mengalami flek berwarna coklat. lalu bersih. hari ini saya melihat ada flek coklat tapi tidak banyak disertai dengan kram di bawah perut. itu kenapa ya dok? tolong dijawab ya dok...thanks before.

menna
17 May 2010 | 04:06 am

iya..dokter adhi, rejeki tak terduga padahal sempat posting ke cooment dokter "pusing,,,ngitung masa subur"hehe..rasanya seperti ndak hamil dok, soalnya ndak ngalami yang namanya mual ama muntah, jadi berasa kurang seru,he..oh ya dok, kapan hari sempat keluar flek coklat dikit gara-gara berhubungan dengan suami, udah pucat pasi ngelihatnya. Kapok ni dok hehe...Untuk teman-teman yang masih dalam masa penantian, menna doakan semoga apa yang ditunggu-tunggu segera datang. Untuk dokter Adhi semoga tetep menjadi dokter yang baik dan sabar buat pasiennya.

dr. Adhi
16 May 2010 | 17:18 pm

dear lynda, jadi survey membuktikan bahwa banyak pasangan yang baru dikaruniai anak setelah kehamilan 1 tahun, artinya kamu jangan keburu putus asa dulu okai? ga boleh down dan kecewa okai? nanti siklus berikutnya dicoba lagi (positive thinking!) vitamin apapun boleh kamu minum, terutama vitamin C dan E, susu persiapan kehamilan juga boleh kamu konsumsi. yang penting kamu catat siklus haid kamu, lalu kamu tandai perkiraan rentang tanggal masa subur kamu, dan berhubunganlah dengan suami di tanggal2 itu (minimal 2-3x seminggu). kamu dan suami juga jangan terlalu cape dan stress yah.. kalo perlu ambil waktu liburan bentar gih.. hehehe.. ohya, sambil berusaha, jangan lupa minta ama Yang Di Atas, okai? kita semua bantuin doa kok.. wish you all the best ya lynda..