12
Sep

Artikel hari ini mungkin lebih diperuntukkan ibu hamil yang telah memasuki trimester 3 dan sedang dalam masa penantian menghadapi proses persalinan. Terlebih lagi apabila ini adalah pengalaman kehamilan pertama, tentunya ada mixed feeling antara excitement dan juga rasa cemas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ibu hamil yang dalam waktu dekat akan menjalani proses persalinan memang sebaiknya mengetahui hal-hal apa yang akan dihadapi. Hal ini lebih kepada untuk mempersiapkan diri secara mental (psikologis), apalagi jika proses persalinan nanti adalah pengalaman yang pertama. Sebuah survey membuktikan bahwa ibu hamil yang mempersiapkan diri biasanya akan mengalami lebih sedikit stress dan hasil persalinannya pun relatif lebih baik (minimal complication).

Beberapa hal mendasar yang perlu dipersiapkan oleh ibu hamil (dan juga pasangannya) adalah:

  • Pilihan metode persalinan. Dalam hal ini penting untuk berdiskusi dengan dokter Anda dan juga pasangan Anda, untuk memilih metode persalinan yang akan dijalani. Apakah itu persalinan normal, atau melalui operasi caesar karena indikasi medis, atau bahkan metode waterbirth sekalipun, sebaiknya diskusikan dengan dokter dan keluarga.
  • Tempat persalinan. Sebaiknya sejak memasuki trimester 3, ibu hamil sudah mempersiapkan planning untuk tempat persalinannya, apakah di Rumah Sakit, di Klinik Bersalin, atau bahkan di rumah dengan bantuan tenaga bidan/tenaga medis.
  • Tenaga medis penolong persalinan. Apakah dokter kandungan atau bidan yang nanti akan menolong persalinan sebaiknya dipersiapkan sejak sekarang. Cek ulang jadwal mereka apakah pada sekitar tanggal perkiraan persalinan mereka available atau tidak. Tidak ada salahnya juga menyiapkan Plan B (rencana cadangan jika seandainya rencana utama karena suatu hal tidak memungkinkan).

Selain ketiga poin tersebut diatas, beberapa hal lain yang juga tidak kalah pentingnya untuk diketahui dan dipersiapkan oleh calon ibu adalah:

  • Diskusi dengan pasangan. Karena proses persalinan merupakan hal yang unik (dan baru bagi pasangan yang baru pertama kali mengalaminya), maka sangat penting untuk suami dan istri being on the same page, terutama dalam perencanaan dan penentuan ketiga poin diatas. Hal ini penting untuk meminimalisasi kemungkinan konflik.
  • Pahami tanda-tanda persalinan. Memasuki bulan terakhir persalinan biasanya ibu hamil akan semakin sering mengalami kontraksi. Tapi tidak berarti bahwa persalinan akan segera terjadi. Penting untuk mengetahui tanda-tanda kapan persalinan semakin dekat.
  • Persiapkan barang-barang yang akan diperlukan saat menjalani proses persalinan. Apalagi jika semakin mendekati due date, sebaiknya ibu hamil sudah menyiapkan satu tas khusus yang sewaktu-waktu tinggal dibawa ketika kontraksi persalinan sudah mulai.

Sembari menunggu saat persalinan tiba, tidak ada salahnya juga ibu hamil mempersiapkan diri dan mental dengan banyak membaca artikel-artikel, maupun sharing dengan teman sesama moms yang sudah memiliki pengalaman. Good luck!

No Comments

  • Be the first to comment on this article!

Leave Your Comment

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member. Don't have an account? Registration is free. :)

Raih poin-nya dengan cara membaca artikel, share ke social media, invite friends untuk bergabung, dan mengikuti aktivitas di mommeworld.com

Kumpulkan poin-nya dan raih kesempatan memenangkan hadiah menarik tiap bulannya!

Jika anda sudah memiliki akun Facebook

Bergabung menggunakan akun Facebook

Get In Touch

Contact Form

* indicates area required

Welcome to