Amankah Menyusui saat Hamil

Amankah menyusui dilakukan selama kehamilan?

by  Adhiatma Gunawan
share this
| 1 people like this article
 

Ide penulisan artikel ini berawal dari pertanyaan salah satu followers mommeworld di facebook dan twitter, yang menanyakan “Amankah jika seorang ibu yang sedang menyusui bayinya ternyata kemudian mendapati bahwa dia juga sedang hamil”.

Seorang ibu yang masih menyusui bayinya dan kemudian -sengaja atau tanpa rencana- mengetahui bahwa dirinya hamil, biasanya akan mempertanyakan apakah proses menyusui tetap boleh dilanjutkan atau berbahayakah itu bagi kehamilannya.

Pada sebagian besar kasus, menyusui saat hamil relatif aman. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah kecukupan nutrisi dan cairan bagi si ibu. Karena di samping ia membutuhkan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan menyusui bayinya, di sisi lain ia juga sedang hamil dan membutuhkan pula extra nutrisi untuk si janin dalam kandungannya. Nutrisi yang seimbang ini tentunya bisa dicukupi dari cakupan diet sehat, atau juga dengan bantuan suplemen seperti tablet vitamin. Cairan juga adalah hal yang penting diperhatikan, karena ibu menyusui jangan sampai mengalami kondisi dehidrasi.

ASI akan tetap dapat diproduksi walaupun seiring berjalannya usia kehamilan juga akan menurun dengan sendirinya, komposisi dan rasa di dalam ASI juga akan berubah biasanya – dan ini juga akan menjadi faktor dimana si bayi lambat laun akan mulai berhenti minum ASI.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ada suatu pemikiran -atau bahkan kekuatiran- dari si ibu bahwa proses menyusui dapat menimbulkan semacam kontraksi rahim dan apakah ini akan membahayakan kehamilan yang sedang berlangsung. Pada dasarnya hal ini bisa saja terjadi, walaupun biasanya hanyalah kontraksi minimal dan ringan dan sementara. Tapi jika kontraksi sering terjadi apalagi disertai flek-flek, maka sebaiknya konsultasikan ke dokter dan mungkin perlu untuk menghentikan proses menyusui. Apalagi jika si ibu memiliki riwayat melahirkan prematur atau gangguan kontraksi rahim, maka biasanya disarankan untuk tidak menyusui selagi hamil.

Hal minor lainnya adalah, saat hamil biasanya -akibat pengaruh hormon kehamilan- payudara dan nipple si ibu akan relatif sensitif sehingga bisa menyebabkan rasa tidak nyaman saat menyusui si bayi. Jadi penting untuk memperhatikan dan merawat payudara dan nipple dengan baik.

Jadi kira-kira itulah poin-poin penting yang perlu diperhatikan bagi ibu hamil yang juga tetap menyusui si kecil. Support dari suami dan keluarga tentulah juga faktor psikologis yang akan berdampak positif bagi proses kehamilan dan menyusui tersebut. Good luck, moms!

Related Article

Related Posts:

If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:

Question and Answers (0)

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)


Post your comment

Be the first to comment on this article!