23
Jan

Ketika dokter kandungan men-diagnosa bahwa Anda positif hamil, maka perasaan luar sukacita biasanya akan menyelimuti Anda dan pasangan, apalagi bagi suami istri yang memang telah menanti-nantikan kehadiran si buah hati.

Namun bagaimana perasaan seorang wanita yang -sudah positif hamil- dan tiba-tiba kemudian mengalami spotting/perdarahan. Panik, gelisah, takut, bingung, adalah rangkaian perasaan yang wajar didapati. Nah, hari ini saya akan sharing sedikit tentang perdarahan pada kehamilan.

Fakta membuktikan bahwa kejadian perdarahan pada kehamilan cukup sering terjadi pada wanita hamil. Sekitar 1 dari 5 wanita pernah mengalami spotting pada awal kehamilannya, dan sebagian besar dari mereka melanjutkan kehamilannya dan melahirkan bayi dengan sehat. Jadi jika Anda mengalami hal ini -ada spotting darah mirip pada awal atau akhir menstruasi, Anda boleh sedikit bernapas lega. Lalu apa saja yang kira-kira bisa menjelaskan terjadinya perdarahan pada awal kehamilan?

Implantasi embryo pada dinding rahim. Disebut juga sebagai “implantation bleeding“, hal ini biasanya terjadi pada 5-10 hari pasca terjadinya pembuahan. Dan ini hal yang cukup wajar ditemui pada sekitar 30% wanita hamil. Biasanya Anda mendapati sedikit bercak darah berwarna merah muda atau kecoklatan, dan Anda tidak perlu kuatir sama sekali.

Infeksi. Pada saat hamil mulut rahim dan vagina menjadi lebih sensitif dan jika terjadi infeksi, bisa saja terjadi suatu peradangan setempat dan menyebabkan spotting. Dan spotting akan segera berhenti segera setelah infeksi teratasi.

Hubungan Seksual. Karena mulut rahim saat kehamilan menjadi lebih lunak dan “dipenuhi” pembuluh darah di dalamnya, maka hubungan seksual bisa saja menyebabkan suatu perdarahan kecil. Itulah sebabnya sebaiknya hubungan seksual dihindari pada trimester 1.

Kesimpulannya, tidak sedikit wanita yang mengalami perdarahan pada awal kehamilannya. Ada yang hanya mengalami bercak kecoklatan selama 1-2 hari, tapi ada juga yang berlangsung sedikit-sedikit sampe beberapa minggu. Tapi mayoritas berakhir pada kehamilan yang sehat, dan kelahiran yang normal. Tapi jika Anda ragu, jangan menunda untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda!

No Comments

  • Be the first to comment on this article!

Leave Your Comment

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member. Don't have an account? Registration is free. :)

Get In Touch

Contact Form

* indicates area required