Momme vs Wanita Karier

Menjadi full-time-moms atau wanita karier adalah pilihan. Tapi jangan sampai Anda mengorbankan pertumbuhan anak Anda

by  Adhiatma Gunawan
share this
 

Hari ini ijinkan saya sedikit mengupas faktor non-medis. Boleh kan? Saya sedang terinspirasi oleh beberapa teman-teman perempuan saya, seumuran saya, di kisaran 20-30 tahunan. Mereka sebagian besar adalah wanita karir -dalam artian bekerja.

Nah, judul di atas mungkin akan jadi sedikit perdebatan (atau pencerahan) bahwa wanita kadang (atau bahkan seringkali) ada di persimpangan jalan dalam mengambil keputusan dalam hidupnya. Banyak teman saya yang masih bekerja walau sudah memiliki anak, dan kariernya pun cemerlang. Tapi tidak jarang juga yang memutuskan untuk “mengabdi” pada tugas mulia membesarkan anak, dan menjadi full-time-mother.

Bahkan beberapa wanita muda yang ingin hamil, mereka juga seringkali bingung apakah mereka sebaiknya cuti sementara (apalagi jika sudah bertahun-tahun menikah tapi belum dikaruniai anak), atau menjalankan pekerjaan walaupun mereka hamil.

Pada intinya tidak ada benar dan salah dalam hal ini. Setiap wanita pasti memiliki panggilan hidupnya sendiri-sendiri. Saya banyak mendengar, “saya tidak mungkin disuruh di rumah seharian jaga anak”, tapi tidak jarang pula kalimat seperti ini, “anak tuh segalanya, masalah kerjaan kan ada suami“. Penganut paham kalimat pertama punya fans-nya sendiri, demikian juga dengan komunitas ibu-ibu (moms) sejati.

Yang paling penting -menurut saya- adalah setiap wanita yang telah memiliki anak bertanggung jawab penuh akan pertumbuhan anak tersebut (ayah juga sih), tetapi bagaimanapun juga kedekatan ikatan 9 bulan hingga pasca melahirkan dimiliki oleh sang ibu. Dan bicara tentang pertumbuhan tidak hanya masalah fisik, tapi termasuk kejiwaan/psikis, dan spiritual dalam keluarga. Banyak contoh kasus wanita sukses dalam karier, tapi mereka juga bisa membagi waktu dengan keluarga, suami, dan anak-anaknya. Itu mungkin contoh ideal.

Jadi wannabe-moms, Anda termasuk golongan yang mana? Apapun pilihannya nanti (atau pilihan saat ini bagi yang sudah memiliki anak), jangan mengorbankan masa pertumbuhan anak Anda.Bagaimana pendapat Anda?

Related Article
  • No Related Posts

If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:

Question and Answers (0)

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)


Post your comment

Be the first to comment on this article!