Tips Memperlancar ASI

ASI merupakan makanan utama bayi hingga usia 6 bulan, lalu bagaimana bila moms merasa ASI-nya tidak cukup?

by  W Dachi
share this
| 2 people like this article
 

Minggu ini seluruh dunia merayakan World Breastfeeding Week 2010, bahkan kita di Indonesia merayakannya sepanjang bulan Agustus 2010. Nah, hari ini mommeworld akan berbicara tentang ASI dan menyusui.

Tak sedikit moms yang mengeluh ASI-nya tidak lancar. Kalaupun lancar, ada pula moms yang khawatir kalau-kalau nantinya ASI-nya akan habis karena kemampuan si kecil minum ASI sangat banyak.

breastfeeding

Untuk menstimulasi dan menjaga ketersediaan ASI, berikut ini tips yang bisa dilakukan oleh moms:

  • Makan yang cukup dan bernutrisi seperti buah-buahan dan sayuran. Dengan makan yang cukup, maka jumlah ASI yang dikeluarkan juga relatif banyak
  • Banyak meminum cairan membuat ASI mengalir terus. Cairan yang dimaksud di sini tidak harus berupa susu. Bisa juga berupa air putih, sup, jus, dan sebagainya
  • Semakin sering menyusui maka ASI akan mengalir lancar. Karena itu, lakukanlah kegiatan menyusui sesering mungkin. Ingatlah hukum “demand and supply”. Semakin banyak permintaan (ASI) maka akan semakin besar ketersediaan ASI
  • Bila salah satu payudara ketersediaan ASI-nya telah habis ketika menyusui, gantilah ke payudara yang satunya lagi, agar kedua payudara aktif memproduksi ASI
  • Melakukan pompa payudara di kala sedang tidak menyusui si kecil. Selain menyimpan kelebihan susu, memompa payudara dapat menjaga ASI tetap lancar
  • Konsumsi jenis herbal tertentu seperti daun katuk, dipercayaa bisa menjadi salah satu cara untuk melancarkan ASI.  Sekarang ini banyak sekali suplemen yang mengandung bahan herbal yang dapat memperlancar ASI. Jika ragu memilih jenis suplemen yang mana, moms bisa berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu
  • Stress dapat mempengaruhi ketersediaan ASI. Istirahatlah yang cukup agar moms terhindar dari stress. Kalau perlu, minta bantuan suami, saudara, atau baby sitter untuk menjaga si kecil selama Anda beristirahat. Ingat bahwa suami juga ikut berperan penting dalam keberhasilan menyusui
  • Masih berhubungan dengan kata “stress” di atas, moms perlu untuk stay positive, yakin bahwa dirinya sanggup memenuhi kebutuhan ASI si bayi. Faktor pikiran dan psikologis juga mempengaruhi hormon dalam memproduksi ASI
  • Karena menyusui dapat menghabiskan kalori hingga sebesar 500 kalori per hari, maka moms harus mengonsumsi cukup kalori. Jika kelelahan, ditakutkan mood untuk menyusui si kecil akan menurun. Akibatnya hukum “demand and supply” akan ikut menurun sehingga produksi ASI juga berkurang

Nah sebagai kesimpulan, cara terbaik agar produksi ASI tetap lancar dan melimpah, lakukan kegiatan menyusui sesering mungkin, terutama untuk bayi usia 0-6 bulan ya moms.. Karena saat 6 bulan pertama, bayi wajib mendapatkan ASI eksklusif. Jangan lupa untuk banyak minum, makan cukup kalori dan tentunya istirahat. Stay Positive and Happy breastfeeding! :)

PS: Ohya, moms boleh mengajukan pertanyaan di comment di bawah ini, atau bisa juga join di facebook kami atau follow account twitter kami.

Related Article

Related Posts:

If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:

Question and Answers (4)

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)


Post your comment

Be the first to comment on this article!