Kopi selama kehamilan, apakah diijinkan atau tidak? Di artikel ini, saya akan coba menjelaskan dari sudut pandang ilmiah (medis) apakah kopi itu berbahaya untuk kehamilan atau tidak.

Dari beberapa studi/penelitian, disimpulkan bahwa kopi dalam jumlah yang sedikit tidak membahayakan kehamilan dan janin. Alasan kenapa Anda sebaiknya membatasi jumlah caffeineadalah karena kadar caffeine yang terlalu tinggi berhubungan dengan terjadinya (terpicunya) aborsi (miscarriage).

Caffeine memiliki efek vasokonstriksi atau menyempitkan pembuluh darah, dan beberapa penelitian menganalisa bahwa hal ini berhubungan dengan berkurangnya asupan (supply) oksigen ke janin. Beberapa dokter juga tidak memiliki acuan pasti tentang berapa batas maksimum Anda boleh mengonsumsi kopi -bahkan ada dokter yang menyarankan anda “puasa” minum kopi selama kehamilan terutama pada trimester 1. Tapi 12-ounce caffeince masih dipandang sebagai angka yang aman untuk dikonsumsi.

Sebagai pengganti kopi, Anda bisa mengonsumsi minuman decaffeinated, atau minumlah air putih atau jus buah-buahan murni. Jadi jika Anda penggemar Starbucks, jangan kuatir, yang paling penting adalah membatasi jumlah konsumsi kopi anda. Stay healthy always!

No Comments

  • Be the first to comment on this article!

Leave Your Comment

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member. Don't have an account? Registration is free. :)

Get In Touch

Contact Form

* indicates area required