Bagi Ayah dan Ibu yang bekerja, satu-satunya kesempatan untuk dapat melihat buah hati mungkin hanya saat menjelang waktu tidurnya. Selain menanyakan kabar, Ibu dan Ayah juga dapat membuat waktu tersebut berkualitas dengan membacakan dongeng atau cerita sebelum tidur. Nah, untuk menjadi pendongeng yang baik untuk anak Anda, ada baiknya kita mengenali lebih dalam 4 tipe pendongeng, yaitu :
1. Describer style
Pendongeng tipe ini fokus untuk mendeskripsikan berbagai gambar yang ada dalam buku dongeng, dan juga mengajak anak untuk melakukan hal yang serupa dengan pertanyaan pancingan. Misalnya menunjuk gambar bus dan menanyakan pada anak “Siapa yang ada di dalam bus sekolah itu?”
2. Comprehender style
Pendongeng tipe ini mendorong anak untuk melihat lebih dalam makna dari cerita dan setelah itu membuat prediksi dan kesimpulan atas cerita itu. Misalnya, sebelum membalik halaman buku, Anda bisa mendorong anak untuk memprediksi “Menurutmu, kira-kira apa ya yang akan dilakukan oleh si gajah?”
3. Performance-oriented style
Pendongeng tipe ini akan membacakan cerita dari awal sampai akhir, dan baru memberikan pertanyaan pada anak setelah selesai bercerita.
4. Promising technique
Tipe ini mirip dengan tipe pertama, disini anak belajar untuk menjadi seorang pendongeng, dan ayah/ibu lebih aktif mendengar. Orangtua menanyakan pertanyaan dengan metode yang lebih menantang, yaitu pertanyaan terbuka alih-alih hanya pertanyaan tertutup, misalnya “Apa ya yang Abdul lakukan?” dan bukannya “Abdul bermain dengan teman-temannya ya?” Setelah anak menjawab, orangtua akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan lanjutan, dan ketika jawabannya melenceng memberikan alternatif jawaban yang menggiring pada jawaban yang benar. Selain itu orangtua juga mendorong anak untuk menghubungkan cerita dengan kehidupan sehari-hari, misalnya “Apa kamu pernah melihat gajah seperti yang ada di gambar ini?” Dan tidak lupa, di sela-sela aktivitas, orangtua juga memberikan pujian dan dorongan positif.
Jika ditanya, manakah tipe yang lebih baik dibandingkan yang lainnya? Jawabannya, keempat tipe sama-sama baik. Untuk menentukan manakah tipe yang harus dipilih, harus disesuaikan dengan karakteristik anak dan manakah metode yang paling nyaman untuk pendongeng (ayah/ibu) dan untuk si buah hati. Selamat mendongeng









No Comments