7
Jul

Pentingnya Tumbuh Kembang Anak

“Taking time and sharing is the essence of teaching. The future of those we cherish, will be a reflection of what we model today

Anak adalah anuerah terindah dari Tuhan yang diberikan dan dititipkan kepada orang tua untuk dipelihara dan dididik dengan baik. Alangkah berbahagianya pasangan yang telah dikaruniai anak dalam masa perkawinannya. Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik, menjadi anak yang pintar, cerdas, santun bertutur kata dan bertingkah laku, dan bahkan di kemudian hari menjadi calon pemimpin dan orang yang berguna bagi keluarga dan masyarakat umum. Nah disinilah peranan dan tanggung jawab sebagai orang tua diperlukan. Hal yang sangat indah apabila setiap orang tua dapat memantau tumbuh kembang si anak dari kecil hingga menjadi dewasa.

Kita mungkin sering mendengar bahwa masa paling kritis dalam proses tumbuh kembang anak adalah pada masa balita, yaitu masa yang menentukan kemampuan intelektual, sikap, nilai dan perilaku anak di kemudian hari secara fisik, mental dan sosial. Tapi belakangan para peneliti menemukan bukti bahwa persiapan tumbuh kembang anak secara kompleks sebenarnya telah dimulai sejak proses pra konsepsi (Ya! Bahkan sebelum proses kehamilan dimulai). Nutrisi yang dikonsumsi oleh pasangan yang merencanakan kehamilan bahkan ikut menentukan proses bertahun-tahun kemudian.

Pada saat dalam kandungan, pertumbuhan janin biasanya bisa diukur dari perkiraan berat badan dan panjang badan janin. Saat lahir berat badan dan tinggi badan anak merupakan aspek fisik yang selalu menjadi perhatian utama pada saat pemeriksaan rutin di praktek Dokter Spesialis Anak. Sedangkan perkembangan mental dan intelektual dinilai dari bertambahnya kemampuan dan fungsi masing-masing bagian tubuh anak meliputi aspek emosi, intelektual (kecerdasan) dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungan.

Faktor utama yang mempengaruhi tumbuh kembang anak adalah faktor genetik yang akan menentukan sifat bawaan si anak dimana anak mempunyai kemampuan dengan ciri khas yang sama yang dipunyai oleh  orang tuanya. Selain itu penelitian membuktikan bahwa faktor nutrisi juga memegang peranan penting, bahkan sejak masa pra konsepsi (perencanaan kehamilan). Faktor berikutnya adalah faktor lingkungan dimana anak itu tumbuh dan berkembang sejak dari dalam kandungan sampai dewasa. Lingkungan yang baik akan membawa pengaruh yang baik, begitu juga sebaliknya, lingkungan yang kurang/tidak baik akan menghambat tumbuh kembangnya.

Ada 3 kebutuhan dasar anak yang perlu diingat. Yang pertama adalah kebutuhan fisik (ASUH) diantaranya pangan (nutrisi) yang sehat, ASI, imunisasi dasar lengkap, pakaian, kesehatan, lingkungan yang baik, dan lain-lain.

Yang kedua adalah kebutuhan emosi/kasih sayang (ASIH), yaitu diperlukannya ikatan dan kepercayaan yang kuat antara orang tua dan anak untuk menjamin tumbuh kembang yang seimbang secara fisik, mental dan sosialnya.

Dan yang ketiga adalah kebutuhan akan stimulasi mental (ASAH) untuk mengembangkan kemampuan dalam berpikir, berkreatifitas, bergaul, produktivitas dan banyak hal lainnya.

Anak yang memperoleh ASUH, ASIH dan ASAH yang baik dan memadai akan mengalami tumbuh kembang yang optimal sesuai dengan potensi genetik yang dimilikinya.

So parents, selamat mendidik dan mengasuh anak agar mereka menjadi suatu generasi yang memiliki kemampuan terbaik!

*Kunjungi www.mommeworld.com untuk artikel-artikel lainnya.

No Comments

  • Be the first to comment on this article!

Leave Your Comment

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member. Don't have an account? Registration is free. :)

Get In Touch

Contact Form

* indicates area required