31
May

Cara Pengambilan Sel Induk

Bila selama ini anda menganggap bahwa sel induk aman untuk disimpan dimana saja selain di cell bank khusus, hal tersebut bisa dikatakan salah besar. Sel induk yang terdapat dalam darah tali pusat perlu mendapat “perlakuan khusus” agar kualitasnya dapat terjaga hingga dibutuhkan nanti.

Selama ini moms dan wannabe moms mungkin bertanya-tanya tentang bagaimana langkah-langkah penyimpanan sel induk mulai dari proses kelahiran bayi hingga darah tali pusat disimpan di tempat yang memadai (cell bank). Untuk menjawab pertanyaan dan keragu-raguan seputar hal ini, kali ini mommeworld akan membahas tentang proses pengambilan hingga penyimpanan tali pusat.

Langkah-langkah yang dilakukan hingga darah tali pusat sampai di tempat penyimpanan adalah :

  • Bayi lahir dengan kondisi tali pusat yang masih menempel. Tali pusat tersebut akan dijepit dan dipisahkan sehingga bayi tersebut dapat segera dibersihkan dan mendapat perawatan.
  • Darah tali pusat tersebut akan diambil dari tali pusat yang sedang dijepit ke dalam collection bag khusus oleh dokter ataupun bidan. Rata-rata jumlah darah tali pusat yang berhasil dikumpulkan, bervariasi antara 30-150 ml. Yang terpenting adalah jumlah sel induk yang terkandung, bukan volume darah yang terkumpul. Jumlah sel induk yang terkumpul rata-rata berkisar antara 300-1000 juta sel.
  • Pihak cell bank juga akan mengambil sampel darah ibu untuk di tes. Pihak cell bank perlu melakukan tes pada darah ibu karena darah ibu dapat menjadi parameter tingkat kontaminasi pada darah tali pusat. Tes darah ibu dilakukan dengan standar AABB dalam menyediakan garansi 100% terhadap status kontaminasi pada darah tali pusat.
  • Ketika collection bag siap untuk diambil, dads dapat menghubungi pihak cell bank agar bagian logistik dari lembaga tersebut dapat segera mengambil dan mengantarkan darah tali pusat tanpa tambahan biaya apapun. Pihak logistik cell bank lah yang bertanggung jawab dalam transportasi hingga sampai ke tempat tujuan.
  • Kemudian cell bank melakukan serangkaian tes dan analisis mengenai ada/tidaknya kontaminasi bakteri dan jamur dalam tali pusat.  Tes ini perlu dilakukan mengingat proses kelahiran yang tidak 100% steril (seperti ruang bersalin) menyebabkan tali pusat berisiko tinggi untuk terkontaminasi bakteri maupun jamur. Setelah seluruh rangkaian tes dan analisis telah selesai dilakukan, pihak cell bank melakukan pemisahan sel darah merah yang tidak diperlukan dalam proses pengawetan.  Jika hasil tes menunjukan bahwa jumlah sel induk kurang dari jumlah yang ditentukan yaitu 200 juta sel, maka pihak klien adalah orang yang pertama diinformasikan apakah penyimpanan akan dilanjutkan atau tidak.
  • Sel induk yang telah melalui proses pemisahan dari sel darah merah, kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang disebut cyrobag/cyrovial.
  • Sel induk tersebut akan disimpan dalam tangki penyimpanan nitrogen cair yang bersuhu minus 196 derajat celcius di dalam fasilitas laboratorium yang telah dijamin keamanannya.

Setelah mencapai waktu 21 tahun penyimpanan, pihak cell bank akan mengirimkan surat pada anak anda yang telah dianggap dewasa untuk menanyakan apakah ia akan melanjutkan sel induknya atau tidak.

So..sudahkah anda menyimpan darah tali pusat untuk masa depan anak Anda? Let’s save it for a future life..

No Comments

  • Be the first to comment on this article!

Leave Your Comment

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member. Don't have an account? Registration is free. :)

Get In Touch

Contact Form

* indicates area required