Memahami Penyebab Keguguran

Kenali penyebab dan tanda keguguran sejak dini

by  Adhiatma Gunawan
share this
| 2 people like this article
 

Berbicara tentang keguguran adalah hal yang tidak menyenangkan. Dan lebih menyedihkan jika ini terjadi pada pasangan yang ingin sekali memiliki momongan, tapi kemudian mengalami keguguran. Nah artikel hari ini akan membahas sedikit tentang keguguran, penyebabnya, tanda-tandanya, dan apa yang harus diperhatikan oleh setiap wanita hamil (dan juga suaminya).

Keguguran -atau dalam bahasa medis dikenal dengan sebutan aborsi spontan- secara definisi adalah keluarnya hasil pembuahan (embryo) atau janin sebelum ia mampu bertahan hidup. Sekitar 80% keguguran terjadi pada trimester awal, sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu (sering juga disebut early miscarriage). Jadi bagi para wanita hamil yang telah memasuki trimester 2, boleh lebih tenang, karena angka kejadian keguguran akan menurun drastis.

Nah, sebenarnya apa sih penyebab keguguran?

Sebagian besar penyebab keguguran diteliti disebabkan oleh faktor kromosom atau faktor genetik. Tapi penyebab pasti sebenarnya sulit untuk diketahui, karena banyak keguguran yang sebenarnya terjadi sangat dini -sedemikian sehingga seorang wanita belum menyadari bahwa dirinya hamil.

Faktor lain seperti usia, kurang vitamin, riwayat keguguran sebelumnya, kelainan hormonal, dan penyakit menular seksual juga bisa menjadi penyebab terjadinya keguguran. Belum lagi masalah kelainan anatomi organ reproduksi wanita yang tentunya mempengaruhi gagalnya kehamilan normal.

Beberapa tanda keguguran yang perlu diketahui wanita hamil -terutama yang berada di trimester 1 kehamilannya- adalah:

  • terjadinya kram di perut bagian bawah (kadang bisa terasa begitu hebat)
  • terjadinya perdarahan per vaginam – seperti suatu menstruasi
  • terjadinya spotting/perdarahan ringan, tapi terus menerus dalam beberapa hari

Jika wanita hamil mengalami tanda-tanda keguguran tersebut, segera konsultasikan dengan dokter Anda, untuk mendapat kepastian diagnosa dan juga penanganan yang tepat. Jika yang terjadi hanya ancaman keguguran, maka sebisa mungkin kehamilan akan dipertahankan -dengan obat dan istirahat. Tapi jika sudah terjadi abortus/keguguran, dan tidak ada lagi tanda kehidupan janin, maka kehamilan tidak bisa dipertahankan.

Faktanya, seorang wanita yang sempat mengalami perdarahan ringan (spotting) pada kehamilan trimester awal, kebanyakan berlanjut pada suatu kehamilan yang sehat hingga saat melahirkan.

Seandainya pun telah terjadi keguguran, wanita dan pasangannya sebaiknya tidak terlalu larut dalam kesedihan, karena biasanya setelah 2-3 siklus haid, kemungkinan untuk hamil lagi cukup besar.

Pada artikel berikutnya, saya akan membahas jenis-jenis keguguran, dan penanganannya.

Related Article

Related Posts:

If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:

Question and Answers (0)

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)


Post your comment


Dewi Sri
17 February 2010 | 13:08 pm

Boleh tau dong, apa nama prodkna???

dr. Adhi
13 February 2010 | 04:43 am

dear lynda, gapapa kemaren pasca kuret trus haid sedikit memanjang masih Ok kok. ga usah kuatir. harusnya nanti siklus berikutnya akan kembali normal lagi kok. tentang susu ibu hamil, sebenarnya itu untuk melengkapi nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil. hanya saja karena memang kandungan nutrisi didalamnya memang baik, secara keseluruhan dipandang boleh2 saja untuk dikonsumsi (bahkan) sebelum hamil. tapi setau saya ada juga produk yang dikhususkan untuk persiapan kehamilan, mungkin itu lebih cocok buat kamu. yang pasti mulailah konsumsi asam folat, dan vitamin juga boleh. good luck!

lynda
12 February 2010 | 13:20 pm

dok mo tanya boleh minum susu hamil katanya itu bisa merangsang untuk cepat hamil browsing di internet tentang itu tapi pengen tau kebenarannya dari dokter...thnx....

lynda
12 February 2010 | 12:51 pm

thnx y dok... lyn akn cb pda bulan maret...smg x ni sehat dn baik2 aj....sng bs share.....sebelum nikah dan sesudah nikah sampai sebelum hamil normal cuma seminggu dok yang kemarin (22 januari-31 januari) lebih dari seminggu apa mungkin karena faktor di kuret ya dok... udah periksa k dokter pasca kuret ga ad penyakit atau hal2 yg mencurigkan smua norml....

dr. Adhi
12 February 2010 | 03:37 am

dear Lynda, siklus haid kamu biasanya berapa hari? saya rasa sih kamu boleh coba nanti di masa subur kamu di bulan maret. (nanti kalo mau memperkirakan kapan masa subur kamu, boleh coba pakai Ovulation Calculator kita http://mommeworld.com/tools/ovulation) jadi februari ini biar tubuh menyesuaikan kondisi hormonal dulu, nah periode masa subur di bulan maret nanti kamu coba lagi yah..

lynda
12 February 2010 | 03:29 am

nama say lyn mo share sm dokter adhi....saya dikuret pada tanggal 22 desember....mens pertama saya tanggal 20 januari sampai tanggal 31 januari...menurut dokter kapan waktu yang tepat saya hamil lagi...dari yang saya baca artikel di web ini 2-3 siklus dulu agar rahim dapat normal kembali...kira-kira bulan apa y dok karena saya ga mau salah dan keguguran lagi... terima kasih...

dr. Adhi
9 February 2010 | 10:56 am

dear Asti, flek memang umum terjadi pada kehamilan trimester 1. tapi harus juga diantisipasi agar tidak sampai terus menerus. multivitamin yang diberikan dokter kamu dikonsumsi aja, udah bener kok. saran saya sih banyakin istirahat juga yah.. mungkin kalo masih terjadi flek terus tiap hari, kamu boleh berkonsultasi dengan dokter SpOG kamu, dan biasanya ia akan meresepkan obat hormonal untuk meminimalisasi flek yang terjadi. good luck!

Mrs
9 February 2010 | 04:02 am

perkenalkan, nama saya Asti. Saya mau tanya. Ini kehamilan pertama saya, kurang lebih sudah 9mgu. sewaktu 6mgu, saya mengalami flek coklat kehitaman selama 4 harian. kmdian saya cek ke spog, alhamdulillah masih ada tanda2 janin (meskipun belum jelas terlihat, hanya terdeteksi detak jantungnya). dr spog memberikan multivitamin E..V.T akan tetapi kejadian ini berulang. 2 hari kemarin saya mengeluarkan flek coklat lagi. perlu diketahui, sampai saat ini saya masih aktif bekerja, dan tempat saya bekerja berada di Lt. 2. saya belum cek up ke dr spog krn jadwal kunjungannya 1mgu lagi. kira2, apa yang terjadi pada saya?apakah flek yang saya alami ini normal/tidak?krn selama mengeluarkan flek, saya tidak merasa sakit di sekitar perut.tapi akhir2 ini saya jarang merasakan mual2, BAK pun tidak sesering dahulu.. mohon di jawab ya, saya sangat khawatir karena ini bakal anak pertama saya T_T terima kasih sebelumnya