Menyiapkan Kamar Bayi

Bentar lagi si bayi akan hadir, tentunya calon orang tua mesti mempersiapkan diri dalam hal menyiapkan kamar untuk si bayi. Simak tips-tipsnya di artikel ini!

by  Annisa
share this
 

Wah pasti Anda sudah tidak sabar ya menanti kelahiran si kecil. Selain mempersiapkan perlengkapan bayi, kamar tidur bayi juga tidak kalah penting untuk disiapkan. Bila Anda tidak menyediakan kamar khusus untuk bayi Anda, persiapan tetap bisa dilakukan yakni mempersiapkan ranjang untuk bayi. Ruang tidur bayi yang nyaman dan sehat lebih penting daripada dekorasi ruang itu sendiri. Namun, lebih bagus lagi bila moms-soon-to-be memperhatikan kedua aspek tersebut.

Apa saja yang perlu Anda perhatikan untuk menyiapkan kamar bayi yang baik dan sehat? Semoga tips berikut bisa membantu dalam menyiapkan kamar bayi yang baik dan sehat:

  • Gunakanlah cat/ wallpaper yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Gunakanlah cat/wallpaper jauh-jauh hari sebelum bayi lahir agar ruangan sudah terbebas dari bau yang mengganggu dan berbahaya.
  • Tempatkanlah alat-alat elektronik jauh dari jangkauan bayi. Atau usahakan memasang stop kontak yang memiliki penutup.
  • Pastikan jarak antara jeruji ranjang bayi kurang dari 6 cm agar kepala bayi tidak terjepit diantara jeruji.
  • Jauhkan bayi Anda dari segala macam tali seperti tali kerai jendela agar bayi tidak terjerat.
  • Jangan menaruh ranjang bayi di dekat lampu dan barang pecah belah agar tidak membahayakan ibu dan bayi.
  • Pastikan semua ukuran seprai sesuai dengan ukuran ranjang. Jangan menaruh bantal, boneka, selimut dan barang lainnya yang dapat mempersempit ruang gerak bayi dan dapat berisiko menyulitkan bayi untuk bernapas.
  • Pastikan sirkulasi udara ruangan lancar dengan mencukupkan ventilasi. Bila perlu, pasanglah exhaust fan agar aliran udara menjadi lebih lancar. Bila ruang bayi menggunakan AC, bukalah pintu dan jendela bila AC sedang tidak digunakan agar terjadi pertukaran udara ruangan. Aturlah suhu ruangan yang sesuai untuk bayi. Jangan biarkan suhu ruangan terlalu panas dan terlalu dingin.
  • Aturlah penggunaan nuansa warna ruangan dan pernak-pernik bayi dengan warna-warna kontras agar indera penglihatan bayi lebih terstimulasi.
  • Sebaiknya jangan menempatkan banyak barang dalam ruangan bayi karena banyaknya debu pada barang-barang tersebut beresiko mengganggu pernapasannya. Sebaiknya Anda juga tidak menggunakan karpet untuk menutupi lantai pada kamar bayi untuk menghindari banyaknya debu serta binatang mikro yang bersarang dalam karpet. Karpet memiliki risiko untuk berjamur bila kejatuhan makanan dan suasana kamar bayi lembap.
  • Jangan lupa untuk membersihkan kamar bayi dari debu bila akan ditempati, terutama bagi bayi yang didiagnosa memiliki kemungkinan reaksi alergi terhadap debu.
  • Taruhlah perlengkapan bayi yang digunakan sehari-hari seperti popok dan toiletries di kamar bayi agar anda mudah menggunakannya saat bayi berada dalam kamar.
  • Pastikan kamar bayi bebas dari kebocoran.
  • Jika memungkinkan, tempatkanlah kamar bayi di tempat yang agak jauh dari kebisingan seperti dapur, ruang keluarga, ruang tamu dan sebagainya.

Mempersiapkan dan menghias kamar bayi dapat menjadi kegiatan yang seru bila dilakukan bersama pasangan. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan bentuk-bentuk unik yang bisa anda gambar di dinding. It’s gonna be so much fun!

Related Article

Related Posts:

If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:

Question and Answers (0)

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)


Post your comment

Be the first to comment on this article!