Mengemudi Saat Hamil

Beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi wanita hamil saat mengemudikan mobil

by  Adhiatma Gunawan
share this
 

Pulang pergi dari dan ke kantor, menjemput si buah hati, pergi ke supermarket, mungkin merupakan hal yang biasa dalam keseharian wanna-be-moms atau moms. Namun perlu diingat, saat mengandung aktivitas mengemudi bisa jadi lebih berisiko.

Bagi para wanita yang sedang hamil khususnya, ada beberapa hal yang patut mendapat perhatian:

  1. Usia kehamilan. Periode paling aman bagi ibu hamil untuk berkendara adalah pada waktu trimester kedua (14-28 minggu). Sementara untuk trimester pertama dan ketiga, kurangilah aktivitas berkendara; karena masa awal kehamilan adalah masa sulit morning sickness dan menjelang persalinan ibu hamil seringkali sulit bertahan duduk dalam waktu yang lama.
  2. Cara Mengemudi. Hindari permukan jalan berlubang, tikungan tajam, polisi tidur, serta rem mendadak. Usahakan tidak mengemudi lebih dari 6 jam dalam sehari, karena kondisi terlalu lelah dapat memicu kontraksi dini yang dapat menyebabkan ketuban pecah dini dan kelahiran. Lakukanlah peregangan setidaknya setiap 90 menit. Bila terpaksa melakukan perjalanan jauh, mintalah seseorang untuk mendampingi.
  3. Safety Belt. Pemakaian sabuk pengaman yang benar adalah menyilang di tengah payudara, dan tidak mengikat perut bagian tengah. Pastikan sabuk melintang di bawah perut, di sekitar tulang panggul. Atur pemasangan sabuk senyaman mungkin, dan jarak antara perut dengan kemudi tidak terlalu dekat.

Okai, selamat beraktivitas, and have a healthy pregnancy always..

Related Article

If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:

Question and Answers (0)

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)


Post your comment

Be the first to comment on this article!