Moms yang juga bekerja, dapat memompa ASI-nya dan menyimpannya, untuk kemudian diberikan pada bayinya
Hidup wanita seakan menjadi sempurna ketika ia hamil, dan setelah perjalanan panjang selama 9 bulan kehamilan, bayi mungil kemudian lahir dan mewarnai hari-harinya. Hal itu akan semakin sempurna ketika seorang ibu memberikan ASI kepada bayinya.
Nah, permasalahan mungkin muncul bagi para new moms yang juga bekerja. “Aku ingin memberikan ASI eksklusif untuk bayiku, tapi di sisi lain aku juga harus bekerja di kantor”. Banyak penelitian membuktikan bahwa ASI adalah sumber nutrisi terbaik bagi bayi. Belakangan moms juga cenderung memilih untuk memberi ASI secara penuh kepada bayi tanpa tambahan susu formula.
Moms yang bekerja di kantor, dapat memompa ASI-nya dan menyimpannya, untuk kemudian diberikan pada bayinya. Nah, hari ini mommeworld akan berbagi tips bagi para moms tentang bagaimana menyimpan ASI yang baik.
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penyimpanan ASI jangka panjang tidak terlalu dianjurkan karena kadar zat dan nutrisi yang ada didalamnya bisa berubah (mengalami penurunan). Selain kadar vitamin C yang berkurang, kadar lemak dalam ASI juga ikut berkurang, belum lagi kemampuan ASI untuk membunuh bakteri juga akan berkurang. Lagipula komposisi ASI yang keluar pada saat bayi baru lahir akan berbeda dibandingkan kebutuhan bayi yang sudah berusia beberapa bulan, jadi tidak terlalu perlu juga menyimpannya untuk jangka panjang.
Happy breastfeeding, moms!
If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:
Question and Answers (3)
If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)
Be the first to comment on this article!