Gangguan sistem pencernaan seperti mual, muntah, kembung, sering bersendawa, rasa terbakar pada ulu hati, cepat kenyang adalah keluhan yang sering terjadi selama kehamilan. Belum lagi masalah konstipasi, sembelit atau susah BAB, hal itu juga merupakan keluhan yang sering terjadi dalam kehamilan. Kenapa sih sering terjadi saat kehamilan? Bagaimana tips mengatasinya?
Saat hamil, wannabe-moms mengalami pergolakan hormon dalam tubuh. Peningkatan hormon menyebabkan gerakan organ pencernaan jadi lambat. Ini otomatis terjadi, dan tidak bisa diubah. Akibatnya, proses pengosongan lambung akan menjadi relatif lebih lambat, begitu pula dengan gerakan peristaltik (pijatan) pada usus. Hasilnya, si calon ibu akan merasa cepat kenyang, maka terjadi pula rasa mual dan sering bersendawa. Di trimester akhir, ketika janin sudah lebih besar, ia akan menekan usus si ibu, dan ditambah hormon tadi, maka calon ibu jadi lebih sulit buang air besar.
Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatasi keluhan konstipasi selama kehamilan ini? Ikuti beberapa tips berikut:
- Minum cukup air (6-8 gelas sehari)
- Makanlah makanan yang berserat tinggi, seperti sayuran dan buah-buahan
- Lakukan olahraga ringan secara teratur (jalan pagi, jogging)
- Dengarkan tubuh Anda, jangan biasakan menunda jika memang keinginan untuk BAB muncul
Konstipasi memang bukanlah suatu hal yang membahayakan. Tapi banyak pula kasus hemorrhoids (wasir) terjadi pada saat hamil, dan kondisi konstipasi akan semakin menyulitkan wasir yang ada. Jika konstipasi/sembelit masih juga mengganggu, sangat disarankan untuk mengonsultasikan hal tersebut pada dokter Anda.









No Comments