29
Mar

Rumah yang Aman untuk Anak

Anak umur 1-3 tahun terbilang aktif untuk mengetahui (meng-eksplorasi) lingkungan di sekitarnya. Namun pasti moms tidak bisa terus menerus 24 jam mengawasinya bukan? Maka dari itu, ada beberapa hal yang harus moms perhatikan dalam menjaga keamanan anak anda, terutama di lingkungan dalam rumah.

Nah, artikel hari ini diperuntukkan bagi keluarga baru, atau juga bagi siapapun yang dalam rumahnya telah hadir anggota keluarga baru, yaitu si kecil. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh moms/babysitter, atau anggota dan penghuni rumah lainnya:

  • Tutup stop kontak dengan plester. Sangat dianjurkan untuk membeli stop kontak yang dilengkapi dengan tutup. Akibatnya akan fatal bila anak anda menyentuh stop kontak.
  • Bila moms di rumah memiliki tali kerai jendela/tali apapun yang menjuntai ke bawah, ikatlah ke atas agar si kecil tidak dapat menjangkaunya. Hal ini untuk menghindari  anak tercekik.
  • Jangan menaruh air panas, benda pecah belah, serta benda-benda tajam, dan benda berpartikel kecil di tempat yang mudah dijangkau anak. Anak usia batita cenderung suka memasukkan barang apapun ke dalam mulutnya.
  • Jangan biarkan mainan tergetelak di lantai begitu saja. Selalu kembalikan mainan pada tempat atau kotaknya.
  • Biasakanlah selalu menutup rapat pintu kamar mandi selagi kamar mandi kosong. Pintu kamar mandi yang terbuka dapat memungkinkan si kecil untuk merangkak ke arah kamar mandi. Dan lantai kamar mandi yang licin bisa berbahaya untuk si kecil.
  • Perhatikan segala perabotan di dalam rumah yang memiliki ujung/sudut yang tajam. Sangat dianjurkan untuk memberi suatu bantalan di pinggir perabotan-perabotan tersebut.
  • Ketika ada cairan yang tidak sengaja tumpah di lantai, segeralah membersihkan dan mengeringkannya. Toddlers usia 1-3 tahun punya kecenderungan untuk berlari-lari. Kita tentunya tidak ingin ia terpeleset bukan.
  • Termasuk juga, tutuplah pintu dapur, atau hindarkan peralatan masak yang mungkin bisa membahayakan si kecil.

Semoga tips-tips di atas dapat membantu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada anak anda di rumah. Rumah harus menjadi lingkungan tempat anak belajar mengamati dan meng-ekplorasi banyak hal, tapi tentunya tugas kita untuk menciptakan suasana yang aman.

Kalau ada tips lainnya yang ingin ditambahkan, boleh kok di-share di sini. Hal itu akan sangat berguna sekali buat kita semua. Feel free to leave comment di bawah artikel ini.

No Comments

  • Be the first to comment on this article!

Leave Your Comment

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member. Don't have an account? Registration is free. :)

Get In Touch

Contact Form

* indicates area required