23
Jan

Kelahiran normal atau cukup bulan terjadi di usia kehamilan 38-42 minggu. Jika lewat dari 42 minggu, maka disebut kelahiran lewat waktu.

Bagaimana sih cara menghitung usia kehamilan?
Usia kehamilan dihitung dari hari pertama haid terakhir. Untuk memahami lebih detail tentang cara penghitungan, coba lihat artikel berjudul: Cara Menghitung Usia Kehamilan.

Banyak faktor penyebab bayi yang tak kunjung lahir, antara lain karena:

  • Ada masalah hormonal dalam tubuh moms, seperti ketidakseimbangan hormon yang mengakibatkan siklus haid menjadi tidak teratur. Hal ini bisa menyebabkan terjadi kesalahan dalam menghitung usia kehamilan.
  • Menderita diabetes melitus atau pre-eklampsia (gejalanya: peningkatan tekanan darah dan pembengkakan pada kaki). Penyakit seperti ini bisa mengacaukan sistem hormon dalam kehamilan.
  • Adanya kelainan mulut rahim yang ditandai dengan tidak memadainya jumlah jaringan ikat kolagen, kandungan air dan enzim kolagenase, sehingga mulut rahim tidak melunak dan tidak mudah membuka.

Berisiko bagi janin. Kehamilan lewat waktu tentu berpengaruh pada janin. Beberapa hal yang bisa ia alami adalah:

  • Kekurangan oksigen dan nutrisi. Lewat dari 42 minggu usia kehamilan, jumlah cairan ketuban akan berkurang dengan cepat, dan plasenta tidak bekerja secara optimal untuk memberi pasokan makanan serta oksigen ke janin.
  • Timbul masalah pada paru-paru. Kehamilan lewat waktu menyebabkan keluarnya kotoran janin yang bersifat racun (mekonium) ke dalam cairan ketuban. Bila janin menghirup cairan ini, ia bisa lahir dengan paru-paru yang bermasalah, seperti pneumonia (radang paru).

Semakin bertambahnya waktu, tentu janin akan tetap bertumbuh menjadi lebih besar. Janin yang beratnya lebih dari 4000 gram akan menyulitkan proses persalinan.

Bila usia kehamilan sudah lebih dari 42 minggu, tetapi tanda-tanda kelahiran belum tampak, segera ke dokter. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi), kardiotokografi (pemeriksaan gerakan dan detak jantung janin) dan pengecekan volume air ketuban. Dengan demikian, dokter akan tahu kapan sebaiknya bayi dilahirkan dan apa tindakan persalinan yang tepat.

Ada dua kemungkinan jenis persalinan, yaitu:

  • Persalinan normal, jika kehamilan dan kondisi tubuh moms sehat. Dokter akan melihat kondisi kesiapan organ. Jika mulut rahim masih tertutup dan kontraksi teratur belum terjadi, maka dilakukan induksi untuk merangsang kontraksi.
  • Operasi caesar, jika  dokter menemukan tanda-tanda bahaya pada janin, seperti cairan ketuban sudah berkurang atau habis, janin kekurangan oksigen, taksiran berat badan bayi lebih dari 4000 gram.

Untuk mengurangi kemungkinan lahir lewat waktu (overdue), wanna-be-moms harus teratur memeriksakan kehamilan. USG dapat membantu mengetahui ukuran tulang bayi dan lingkar perut ibu. Dari sini dapat dihitung usia kehamilan dengan tingkat kesalahan penghitungan kurang lebih dua minggu.

No Comments

  • Be the first to comment on this article!

Leave Your Comment

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member. Don't have an account? Registration is free. :)

Raih poin-nya dengan cara membaca artikel, share ke social media, invite friends untuk bergabung, dan mengikuti aktivitas di mommeworld.com

Kumpulkan poin-nya dan raih kesempatan memenangkan hadiah menarik tiap bulannya!

Jika anda sudah memiliki akun Facebook

Bergabung menggunakan akun Facebook

Get In Touch

Contact Form

* indicates area required

Welcome to