11
Mar

Wajibkah Imunisasi pada Bayi?

Imunisasi adalah hal yang -bisa dikatakan- wajar dan bahkan telah menjadi tradisi bagi setiap bayi baru lahir. Bayi-bayi mungil akan menjalani serangkaian imunisasi tiap beberapa bulan sekali di praktek dokter anak.

Para dokter anak menyadari bahwa imunisasi pada bayi merupakan dasar bagi seorang bayi untuk hidup sehat, tetapi beberapa orangtua memilih untuk menunda dan menghindari vaksinasi untuk bayi mereka karena beberapa alasan.

Kekhawatiran tersebut dinilai wajar. Para orang tua biasanya memutuskan untuk tidak membawa bayinya untuk imunisasi karena adanya informasi-informasi tidak lengkap yang mereka terima. Belakangan cukup ramai beredar suatu berita bahwa apabila bayi mereka diimunisasi, bayi mereka akan terjangkit beberapa penyakit seperti autis, perilaku anak yang tidak wajar, keterlambatan perkembangan bayi, dan lainnya.

Padahal beberapa studi membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara vaksinasi dengan kejadian diagnosa autisme. Isu mengatakan bahwa imunisasi MMR (Measles, Mumps, and Rubella) bisa memicu terjadinya autisme, padahal yang benar adalah diagnosa autisme biasanya memang terdeteksi pada saat usia (jadwal) imunisasi MMR. Pada tahun 2004, Institutes of Medicine menyimpulkan bahwa tidak ada korelasi atau hubungan antara kejadian autisme dan kandungan vaksin (yang dicurigai mengandung thimerosal sebagai pengawet).

Justru jika seorang bayi atau anak tidak diimunisasi, dan di kemudian hari terpapar dengan penyakit tersebut -yang seharusnya bisa dicegah dengan imunisasi- maka efeknya jauh lebih serius, bisa menimbulkan masalah kesehatan, kecacatan, hingga kematian. 

Jadi, kesimpulannya, imunisasi adalah hal yang penting untuk dilakukan. Tujuan imunisasi adalah memberikan kekebalan tubuh pada si bayi terhadap beberapa penyakit. Manfaat yang didapat lebih banyak dari efek sampingnya (dan efek samping juga bersifat sementara saja). Bukankah pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati?

No Comments

  • Be the first to comment on this article!

Leave Your Comment

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member. Don't have an account? Registration is free. :)

Raih poin-nya dengan cara membaca artikel, share ke social media, invite friends untuk bergabung, dan mengikuti aktivitas di mommeworld.com

Kumpulkan poin-nya dan raih kesempatan memenangkan hadiah menarik tiap bulannya!

Jika anda sudah memiliki akun Facebook

Bergabung menggunakan akun Facebook

Get In Touch

Contact Form

* indicates area required

Welcome to