Bukan berarti ‘mendepak” mama/mertua Anda, namun yang penting adalah komunikasi yang baik bahwa Andalah orangtua si bayi
Kehadiran seorang bayi mungil nan lucu dalam sebuah keluarga bagaikan penyejuk dan suatu hal yang menciptakan keceriaan di lingkungan keluarga. Ketika semua orang berlomba untuk melihat dan “mencubit” si bayi yang lucu, hanya ada 2 (maksimal 3) wanita yang disibukkan dengan hal: MERAWAT BAYI.
Yuupp! Ketika tiba pada persoalan mengenai perawatan bayi (apalagi jika ini bayi pertama dari Anda dan pasangan), timbul 2 masalah penting:
Nah, yang perlu dihindari adalah “perselisihan” Me vs Mom: antara Anda sebagai seorang ibu (baru) yang mempunyai hak penuh untuk merawat dan mengasuh bayi Anda, dengan Mama (atau mertua) Anda yang walaupun-bermaksud-baik-namun-terlalu-ikut-campur memberi nasihat/petunjuk, bahkan omelan dalam merawat bayi.
Yang terpenting adalah Anda dan mama Anda telah berganti peran, Anda sekarang adalah seorangmom, dan mama Anda dalam hal ini telah menjadi grandmom buat si bayi. Dan yang paling berhak merawat dan mengasuh bayi (mulai dari cara memberi makan, memandikannya, bahkan menidurkannya) adalah Anda!
Ini bukan berarti bahwa Anda wajib ‘mendepak” mama/mertua Anda, namun yang paling penting adalah adanya komunikasi yang baik bahwa Anda sebagai new mom pasti akan membutuhkan nasihat/tips/trik dari para grandmoms, namun mereka perlu memberikan Anda (dan suami Anda) ruang untuk mengambil keputusan sebagai orang tua yang baru.
If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:
Question and Answers (0)
If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)
Be the first to comment on this article!