Tips Menyusui dengan Botol

Ketika ibu harus memberi susu kepada bayinya melalui botol

by  Adhiatma Gunawan
share this
| 1 people like this article
 

Asupan nutrisi terbaik untuk bayi baru lahir memang adalah ASI. Bahkan WHO pun menganjurkan agar bayi mendapatkan ASI eksklusif selama minimal 6 bulan pertama kehidupannya. Setelah masa ASI eksklusif itu, bisa dilanjutkan dengan tetap memberikan ASI atau dicampur dengan susu formula.

Yang hari ini ingin dibahas adalah tentang pemberian susu dengan susu botol (yang artinya bisa saja ASI ditaruh dalam botol atau susu campuran ASI dan susu formula). Saya pernah menulis artikel tentang sangat pentingnya ASI.

Saat Anda memberi minum bayi Anda dengan susu botol, maka pilihannya adalah bisa menggunakan botol plastik atau botol kaca. Beberapa moms memilih botol plastik, karena lebih ringan dan relatif lebih praktis. Tapi ada isu bahwa botol plastik ada yang mengandung kandungan zat kimia bisphenol A (BPA). Nah untuk menghindari hal itu, carilah botol susu plastik yang bertuliskan “BPA-free.”


Nah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian susu dengan menggunakan botol:

  • Botol susu perlu disterilisasi, dimasukkan dalam air panas selama 5-10 menit, baru kemudian dicuci dengan sabun deterjen dan air. Pastikan membilasnya dengan air hingga benar-benar tidak ada deterjen yang tersisa.
  • Nipple dari botol susu juga penting diperhatikan, besarnya, juga perlu diperhatikan apakah ada yang rusak, terlalu lama dipakai, karena dikuatirkan bisa membuat bayi tersedak.
  • Sebaiknya sih ibu tetap memberikan ASI, walaupun metode pemberiannya lewat botol susu (ASI terlebih dahulu dipompa). Jika harus mencampurnya dengan susu formula, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, susu formula apa yang terbaik untuk bayi Anda. 
  • Dianjurkan untuk menghangatkan susu terlebih dahulu, dengan cara merendam botol susu dalam air panas. Sebelum memberikannya pada bayi, lakukan tes suhu botol dengan meneteskan susu ke bagian atas tangan (punggung tangan).

Jika bayi Anda sudah cukup minum susu, ia mungkin akan memberi tanda dengan gerakan mengelak dari botol susu. Jika hal ini terjadi, jangan memaksakan dirinya untuk menghabiskan susu itu. Susu yang sudah terpakai dan masih tersisa, sebaiknya dibuang jika tidak diminum dalam 2 jam.

Related Article

Related Posts:

If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:

Question and Answers (0)

If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)


Post your comment

Be the first to comment on this article!