Dear semua wanita dan wannabe-mom,
Hari ini saya ingin menjelaskan sedikit mengenai cara mengetahui masa subur. Mungkin sebagian besar sudah mengerti cara menghitung dan menandai masa subur Anda, namun saya percaya pasti masih ada yang ragu-ragu dan belum paham betul mengenai cara mengetahuinya. Berikut sayaattach suatu skema sederhana yang mudah-mudahan bisa dipahami dengan baik.
Jadi, masa subur biasanya terjadi pada 14 hari sebelum menstruasi yang berikutnya. Karena wannabe-mom tidak pernah bisa memprediksi kapan tanggal pasti menstruasi bulan berikutnya, maka yang terjadi memang hanyalah sebuah interval tanggal perkiraan. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan bagi wannabe-mom dan juga semua wanita, untuk rajin mencatat tanggal haid-nya (bikin menstrual cycle diary gitu deh). Let me explain dengan beberapa contoh:
- Let’s assume siklus menstruasi Anda rata-rata tiap 28 hari. Nah bulan ini Anda mens tanggal 1, maka perkiraan mens berikutnya adalah tanggal 29. Berarti kira-kira ovulasi (pengeluaran sel telur matang yang siap dibuahi) terjadi pada tanggal : 29-14 = 15 bulan ini.
- Let’s assume siklus menstruasi Anda rata-rata tiap 25 hari. Nah bulan ini Anda mens tanggal 2, maka perkiraan mens berikutnya adalah tanggal 27 bulan ini. Berarti kira-kira masa subur terjadi di kisaran tanggal : 27-14 = 13 bulan ini.
Nah, karena survey membuktikan sperma bisa bertahan hidup hingga 48 jam, maka biasanya dokter akan menganjurkan wannabe-mom untuk melakukan hubungan seksual di H-2 sampai H+2 dari tanggal perkiraan ovulasi di atas. Ini juga yang menjelaskan mengapa bagi pasangan yang ingin segera mendapat momongan, disarankan untuk berhubungan seksual minimal 2-3x dalam seminggu.
Okay, semoga posting ini cukup jelas dan bisa bermanfaat bagi semua wannabe-mom!










No Comments