Salah satu masalah yang paling ditakutkan dalam pernikahan adalah ketidaksuburan (istilah kerennya infertilitas). Bila bagi pria, ketidaksuburan seringkali disebabkan karena terganggunya produksi sperma, penyebab ketidaksuburan pada wanita terkesan lebih kompleks.
Artikel hari ini akan mengulas secara singkat berbagai penyebab masalah ketidaksuburan (infertilitas) pada wanita, di antaranya:
- Sumbatan pada saluran telur. Hal ini disebabkan antara lain karena adanya pelekatan pada sekitar saluran telur (tuba falopii) sehingga menghambat pertemuan sel telur dan sperma. Perlekatan tersebut dapat disebabkan karena luka akibat infeksi, atau pasca tindakan/operasi di daerah tersebut.
- Endometriosis. Dalam hal ini, sel dalam dinding rahim tumbuh pada tempat yang tidak semestinya, yakni di luar rahim, yang dapat menyebabkan terjadinya pelekatan pada sekitar saluran telur dan organ reproduksi.
- Kelainan lendir leher rahim. Bila terlalu pekat akan menghambat laju gerakan sperma. Bila terlalu asam dapat mematikan sperma.
- Berat badan tidak dapat seimbang. Masalah berat badan dapat mengganggu kesuburan karena tubuh memerlukan 17% lemak pada awal masa haid dan 22% di sepanjang siklus haid. Lemak mengandung enzim aromatase yang dibutuhkan untuk produksi hormone estrogen. Jika persediaan lemak tidak memadai atau berlebihan, maka hal ini akan menjadi masalah.
- Faktor Usia. Bagi perempuan, begitu memasuki usia 35 tahun, kesuburan akan menurun hingga masuk masa menopause. Cadangan sel telur terus berkurang setiap menstruasi hingga habis. Dan beberapa penelitian pun menyebutkan bahwa fertilitas akan menurun sejalan dengan bertambahnya usia.
- Stress. Gaya hidup dan kondisi jiwa yang dilanda stres (baik fisik maupun psikis) dapat menyebabkan gangguan ovulasi.
- Kelainan Rahim. Kelainan rongga rahim karena pelekatan, mioma atau polip; peradangan endometrium dan gangguan kontraksi rahim, dapat mengganggu transportasi spermatozoa (sel sperma). Kalaupun kehamilan terjadi, risiko terjadinya keguguran cukup tinggi.
Bila benar terdapat masalah ketidaksuburan, jangan buru-buru panik. Sebaiknya mencoba dulu untuk hamil (bagi wanita yang ingin hamil), dengan cara konvensional, baru kalau memang mengalami kesulitan, periksakan diri Anda (dan partner/suami) ke dokter. Tersedia berbagai jenis perawatan untuk mengatasi masalah infertilitas, apalagi dengan berbagai teknologi modern yang tersedia saat ini.










No Comments