Bagi moms yang sedang menyusui, jangan sembarangan mengonsumsi obat-obatan.
Moms jatuh sakit pada masa menyusui? Hati-hati mengkonsumsi obat-obatan ya moms, karena obat yang diminum saat menyusui dapat mencemari air susu ibu. Padahal pemberian ASI harus jalan terus (paling tidak dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama usia bayi).
Terlepas dari apakah moms harus minum obat dalam jangka waktu lama, misalnya obat-obatan untuk penyakit diabetes? Atau hanya dalam beberapa hari seperti antibiotik? Atau hanya satu kali seperti obat penenang? Apa pun kondisi yang sedang dialami oleh ibu menyusui, pertimbangkan beberapa hal berikut:
Tanyakan pada dokter.
Sebelum memutuskan minum obat, sangat dianjurkan agar moms berdikusi dengan dokter tentang alternatif pengobatan tanpa obat. Misalnya mengatasi infeksi virus dengan istirahat dan banyak mengonsumsi vitamin dari buah-buahan.
Minum obat hanya jika memang perlu.
Hindari obat-obatan yang kandungannnya berupa kombinasi bermacam-macam zat aktif. Tanyakan pada dokter atau apoteker. Sebagai contoh: Untuk pereda nyeri dan penurun demam, cukup minum parasetamol. Untuk sakit maag, cukup meminum obat yang berisi magnesium hiroksida dan aluminium hidroksida.
Pilih obat yang paling kecil resikonya muncul dalam ASI dan paling singkat keberadaanya dalam ASI. Dengan kata lain, dosisnya serendah mungkin dan dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Pilih obat yang mencantumkan aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Jika tidak jelas, jangan pernah sungkan untuk bertanya pada dokter.
Atur jadwal minum obat.
Bila obat diminum segera setelah selsai menyusui atau sebelum bayi tidur panjang, maka kemungkinan masuknya obat ke dalam ASI makin kecil.
Cermati dan waspadai gejala-gejala yang diperlihatkan bayi.
Misalnya, bayi jadi rewel, timbul ruam atau bercak merah/biru, sakit, kejang perut (kolik), atau ada perubahan pada pola tidur dan makannya. Bila muncul salah satu gejala ini, segera beritahu dokter, termasuk jenis obat yang moms konsumsi (sapa tahu efek dari obat tersebut berpindah ke si bayi).
If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:
Question and Answers (0)
If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)
Be the first to comment on this article!